12 Februari 2014

Apa yang ingin aku lakukan:

Kesehatan:
  • menerapkan pola makan yang sehat, food combining
  • menerapkan program yang sama pula untuk orang tua
  • olahraga teratur (dipakai tuh bola basketnya jangan dipajang doang -__-)
Lingkungan:
  • menjaga kebersihan rumah dengan melaksanakan program pemilahan sampah(butuh tempat sampah baru!)
  • secara teratur dan berkala membuat jadwal untuk membersihkan kamar mandi, ngepel, dll yang tergolong memerlukan tenaga lebih besar 
  • berkebuuun, tanam bunga yuk!
  • memberi makan ternak tiap pagi dan sore: kucing, ayam, ikan lele, ikan mujair, jangan lupa!
Pengembangan diri:
  • membuat jadwal yang sangat detil sehari-harinya, permenit kalau bisa, apa yang harus dilakukan tiap pagi siang sore malam. disiplinkan diri! kamu hanya punya 24 jam dalam sehari padahal yang kamu ingin lakukan sangatlah banyak. 
  • atur diri agar tidak boros, catat pengeluaran tiap harinya
  • melaksanakan program "banyak buku" yang diisikan tiap harinya, macam bukunya antara lain: buku pengetahuan/pendidikan, buku kontribusi, buku jadwal+keuangan, dan buku bersyukur! :D
  • banyak baca, bukunya yang sudah dibeli ya dibaca dong...
  • tentukan target perhari, perminggu, perbulan, pertahun, dan jangan lupa target-target mendekatkan diri pada Allah
  • setiap pagi bangun tidur kembangkan diri sesuai apa yang ingin kamu rasakan pada hari itu, misal berkata pada diri sendiri: "hari ini akan menjadi hari yang menyenangkan! aku fokus pada setiap apa yang aku lakukan pada hari ini!" ingat! berulang dan tiap hari harus dilakukan!
Pengembangan otak:
  • selesaikan dan lakukan apa yang ditulis di buku "Smart and Smarter", "The Magic of Thinking Big" juga
  • latihan membaca cepat dan menemukan topik, isi, kesimpulan dari tulisan yang dibaca, pemahaman isi baik secara deduktif maupun induktif 
  • latihan menulis: menulis resensi semua buku yang dipunya, menulis essay dikirm lomba-lomba, menulis apapun yang dirasakan atau dipikirkan tiap harinya di macam "banyak buku" yang kau ciptakan, menulis pandangan, ide, informasi tentang pendidikan. All about education
  • yuk berbahasa inggris, baca buku berbahasa inggris, berbicara, ngetweet, nulis dalam bahasa inggris yuk :)

10 Februari 2014

1. Ketika Cinta Berbuah Surga - Habibburahman El Shirazy





Judul             : Ketika Cinta Berbuah Surga
Pengarang     : Habiburrahman El Shirazy
Penerbit        : MQS Publishing
Tebal            : viii+116
Tahun terbit  : 2005



“Maka lihatlah sejarah-sejarah moyangmu untuk kebaikan masa depanmu”
Begitulah bunyi prolog dari buku kumpulan cerpen karya penulis best seller ini, Habiburrahman El Shirazy. Berbeda dari buku-buku lain yang diluncurkan oleh pengarang, yang biasanya bertemakan roman cinta islami. Walaupun jika kita lihat pertama kali dari judul buku tersebut seperti bertemakan roman islami, tetapi tidak untuk isinya. Buku kumpulan cerpen ini bertemakan motivasi, sarat dengan cerpen-cerpen yang dapat menggugah semangat dan tentu saja mencerahkan bagi pembaca. Kumpulan kisah dari berbagai Hadist Nabi, kisah-kisah zaman sahabat Nabi dan berbagai kisah keteladanan dari berbagai belahan dunia islam, dituliskan dengan sangat apik tanpa mengurangi maksut ibrah atau pesan dari kisah tersebut. Tokoh-tokoh yang diperankan oleh Nabi, sahabat-sahabat Nabi beserta tokoh teladan lain di zaman Nabi digambarkan dengan jelas bagaimana keteladanan mereka dapat kita contoh sampai sekarang yang berbeda zamannya.

Judul buku-Ketika Cinta Berbuah Surga- itu sendiri berasal dari judul salah satu cerpen yang ada dalam buku tersebut, menceritakan perjalanan anak seorang raja yang adil menemukan cintanya, yang dimaksudkan sendiri adalah seorang sahabat sejati, sahabat yang dapat diajak bercinta untuk surga. Sahabat yang baik, yang dapat membantu anak raja tersebut menjadi baik pula. Sahabat sejati yang benar-benar mau berteman dengannya bukan karena derajatnya, tetapi karena kemurnian cinta itu sendiri, yang tercipta dari keikhlasan hati. Sahabat yang mencintainya karena Allah. Begitu pula sebaliknya untuk anak raja tersebut, dan dengan dasar itulah kekuatan cinta dari orang yang saling bersahabat akan melahirkan kekuatan dahsyat yang membawa kebaikan dan manfaat. Kekuatan cinta itu juga akan bersinar dan dapat membawa keduanya masuk surga seperti yang dinasihatkan oleh ayahnya, raja yang adil tersebut. Bermula dari mencari sahabat yang berada segolongan dengannya, golongan bangsawan, tetapi tidak membuahkan hasil yang diharapkan, sampai akhirnya anak itu memutuskan untuk mengembara keluar kerajaan mencari sahabat sejatinya yang dapat dia ajak bercinta untuk surga dan akhirnya dia menemukan sahabat sejatinya tersebut, dia adalah seorang anak pencari kayu bakar yang baik dan soleh. Banyak cerpen-cerpen sejenis yang dapat menggugah jiwa bagi pembaca, sarat dengan ajaran-ajaran akhlakul karimah yang mendalam sesuai dengan apa yang diajarkan oleh agama islam. 

Gaya bahasa yang disesuaikan dengan zaman tanpa mengurangi pemahaman pembaca sehingga pembaca berbagai kalangan maupun usia dapat terbawa dalam imajinasi mencerahkan dalam berbagai cerita yang dituliskan. Patut jika anda membaca buku kumpulan cerpen ini baik untuk diceritakan kepada anak-anak, karena memang isinya yang dapat diterima berbagai kalangan, maupun untuk hiburan yang dapat mencerahkan jiwa.



Alhamdulillah :)
Akhirnya nulis resensi juga, maaf mbak mas media Cendekia Teknika, baru ingat :( maafkan saya, lupa nulis tugasnya :( maaf mbak mas
Oke jadi buku ini sebenarnya aku miliki udah lama banget semenjak SD, buku ini aku beli pas perjalan ke rumah Aa Gym sama ibuku, wow liburan aja kerumah Aa Gym yaa ahaha :p
Nah kan biasanya ada yang jual eceran gitu kan yaudah beli aja, dan ternyata pas dibaca subhanallah.. bagus banget emang, penuh dengan makna semua cerpennya. Bahkan sampai sekarang pun masih sering aku baca kalau lagi tidak bersemangat. Enggak kayak cerita anak kecil, enggak kayak cerita yang berbobot memerlukan pemahaman yang dalam banget, enggak juga. Emang benar kalau dibilang bisa dinikmati semua kalangan termasuk anak kecil. Recommended deh :D
Tapi kayaknya sekarang udah abis bukunya, kalau mau pinjem boleh kok :)
oiya kenapa judul aku nomorin jadi aku pengen nglanjutin latihan nulis resensi. alhamdulillah setelah kemaren sempat menghitung buku yang sudah aku punya udah lebih dari 40an! yey! \m/
itupun belum e-book yang aku download yang jumlahnya berkisar 20an, 
emang akhir-akhir ini sering bosan membaca tak tahu kenapa, ada yang kurang saja sepertinya,
mungkin karena gemas pada diri sendiri karena banyak ilmu, pandangan-pandangan yang didapat melalui membaca tapi tidak mencobanya untuk dibagi, untuk itulah aku laksanakan program latihan menulis resensi ini, maafkan aku ya kalau resensi pertama mungkin jauuuuh banget dari bagus tapi gapapa tetap semangat menulis yuuk! :D 

Refleksi Diri



“Num kamu besok kalau besar ingin jadi apa?” 

“Mendiknas :D”

“Hahahahahahahahahahaha” seketika tawa muncul dari teman-teman SMPku.

Selalu begitu, sejak SMP sampai sekarang saat ditanya ingin jadi apa kalau sudah besar nanti aku selalu mantap sepenuh hati dan dengan senyuman lebar menjawab ingin menjadi Mendiknas. Ya, hanya itu tidak ada yang lain atau bisa dikatakan kurang berminat dengan profesi yang lain.
Minatku terhadap pendidikan sangatlah besar, bermula dari kekecewaan selama mengenyam pendidikan: tidak mau dicontekin sama teman-teman SMP dan diskriminasi antara sekolah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional dengan Sekolah Standar Nasional. Apalagi dihadapkan dengan Ujian Nasional yang menurutku itu bukan metode yang tepat untuk mengukur kemampuan siswa, karena aku sendiri juga yang turut serta dalam pelaksanaannya yang carut marut dan penuh dengan kecurangan, hanya karena ingin mengejar predikat lulus dan mendapat nilai bagus. Selain itu juga, dengan latar belakangku yang berasal dari desa, masih sering aku menemukan di sekelilingku anak-anak yang tidak sekolah karena terhambat biaya dan mereka harus ikut bekerja untuk membantu orang tuanya, masih sering juga aku melihat anak-anak yang mengemis di perempatan bukannya sekolah dan mengenyam pendidikan, bahkan untuk bermimpi sepertiku, memikirkan nanti malam makan apa saja mereka masih harus banting tulang. Sebegitu sulitnyakah kita sebagai warga negara Indonesia yang mempunyai hak kebebasan dalam berpengetahuan dan mengenyam pendidikan di negeri ini? Sejak itulah, mulai tumbuh dalam benakku untuk memperbaiki sistem pendidikan Indonesia dan membantu masyarakat Indonesia dalam mendapatkan hak kebebasannya mengenyam pendidikan. Tidak berhenti hanya di situ saja, aku mulai memantapkan diri hari demi hari untuk menjadi Mendiknas sampai akhirnya aku masuk SMA, masih tetap sama aku selalu menjawab ingin menjadi Mendiknas. Kemudian aku mulai berjalan dalam perjalanan meraih mimpiku, aku membuat sebuah blog, dengan mantapnya memberi judul blog tersebut “Calon Menteri Pendidikan Nasional”, blog yang berisi pendapat-pendapatku tentang pendidikan di Indonesia selain itu juga ide-ide kecil yang aku gagas sendiri sebagai solusi pendidikan di Indonesia. Sampai akhirnya,