4 Januari 2017

Kerjasama dengan Winrock International

Baru saja diberi kabar menyenangkan dari Pak Bau Sipetung tentang progres produk kopi sipetung yang akhirnya dikasih nama sama Pak Bau adalah COFFE JAVA TLOGOPAKIS, yeaaah! cool right? udah sampe ada poster dan segala kemasannya! LPK yang dibuat Pak Bau sudah berjalan akhirnya sudah punya cafe kecil sendiri di tempat wisata Curug Bajing dan produk siap dipasarkan :)

terus emang kenapa mbak hanum?
Bahagia dongggg. Kenapa? Emm karenaaa apa yang aku lakukan sekecil menghubungkan orang-orang baik bisa berbuah lebih baik lagi, lebih mandiri, impactnya lebih pas.
Emang mbak hanum dapat apasih? Emm Dapat kebahagiaaan kan udah kubilang :p bahagia saat Pak Bau sering tanya mbak ini gimana ya? mbak seharusnya gimana ya? dan sebagainya, kemudian bahagia lagi saat diucapin terimakasih padahal sini cuma modal ngomong dan ide aja hehe :D terus jadi tau juga pengetahuan tentang dana desa gimana segala peraturan, aluran pendanaan, birokrasi dan sebagainya. Jadi semakin paham celah-celah kecil yang bisa diisi secara efektif oleh mahasiswa kayak aku gini gimana bagian mana sehingga aku bisa menjembatani antara pihak Desa atau masyarakat yang sebagai sasarannya dengan pihak pemerintah yang mempunyai dananya dan programnya. Masih ada yang kurang sih tetapi gapapa yang penting bisa mandiri dan berkembang dulu hehe, aku percaya saat pengembangan desa dilakukan oleh masyarakatnya sendiri, secara aktif memajukan desanya maka kebermanfaatan itu akan sustain. Kalau kepikiran ide, banyak, tetapi tahan dulu hehe.

Alhamdulillah lagi beberapa hari kemarin ditawarin project oleh suatu NGO dari Amerika yang fokus pada bidang pertanian, nama NGO nya Winrock International (https://www.winrock.org/country/indonesia/) gara-gara post-ku di ig tentang Si Connector dan Kepala Dusun, kebetulan yang nawarin itu anak FIM 17 dan sekarang sedang disusun rencana semoga segera bisa dilaksanakan. Wah seneng mbak hanum? Iyah! seneng!!! :D
Tapi perlu dijaga nih hal-hal kayak gini cenderung meningkatkan pikiran-pikiran dan ideku menjadi liar wkwkw perlu dikontrol dan lebih ditata
Terus baru tau bahkan sekarang Sipetung udah punya websitenya sendirii! Pake programnya pemerintah yang sejutadomain itu! padahal baru mau aku bilangin tetapi udah dibuat sama Mas Wasis! wuhuuw keren! Go visit: http://visitpetungkriyono.id/

Allah kenapa Engkau selalu menginginkanku untuk di ranah seperti ini?
Ya aku suka, tetapi kenapa Allah?
Kuatkan dan teguhkan niat hamba untuk menggapai ridhoMu :)
Alhamdulillah untuk titik-titik kehidupan yang selalu Engkau beri, begitu indah, seru, menegangkan, sekaligus menyenangkan!

3 Januari 2017

2016-2017

Tahun 2016 menurut saya adalah tahun yang mengajarkan banyak hal, Alhamdulillah tahun ini sekali lagi diberi perjalanan oleh Allah untuk bertemu dengan orang-orang baru, tempat baru, komunitas baru, pertemanan baru, makna baru. Yang akhirnya membuat saya banyak belajar serta bersyukur atas hidup yang saya miliki. Saya punya notebook kecil daily activities warna orange kertas polos paperart, di notebook tersebut setiap pergantian semester selalu saya isi Evaluasi dan Resolusi. Berhubung banyak yang nulis di blog tentang evaluasi dan resolusi jadi pengen ikutan :p

EVALUASI
1. Bertemu dengan berbagai jenis orang dengan berbagai peran dan kebermanfaatannya
Forum Indonesia Muda
Di tahun ini Alhamdulillah saya bertemu dengan orang-orang baik yang kontribusinya ga tanggung-tanggung impactnya. Mulai dari FIM(Forum Indonesia Muda) yang dimana saya bertemu dengan orang cerdas, kontributif, aktif, passionate dan masih banyak lagi karakter anak FIM yang oke-oke itu :’) tapi ada benang merah yang saya dapatkan dari mereka yaitu kebanyakan mereka seorang kreator. Yang paling saya suka tetep pembicara-pembicara di seminar FIM, sumpah keren banget, keren banget. Insight yang mereka berikan ngena banget tentang kamu mau berkontribusi dengan cara bagaimana, kehidupan ke depan bagaimana menghadapinya, dan lain-lain. Jadi punya gambaran banyak jalan hidup yang bisa dicoba atau ‘gila ya ada gitu yang nglakuin hal itu dan berhasil’. Setidaknya saya merasa menemukan habitat saya di FIM ini hehe. 




KKN
Kemudian KKN, mau cerita gimana ya perjalanan KKNnya panjang bahkan setelah KKN juga masih panjanggggg berlanjut sampai sekarang. Di KKN ini saya ditempa untuk lebih humble, melepas segala atribut kemahasiswaan saya agar bisa berbaur dengan sekitar yang akhirnya dapat melihat dengan jelas, menata tindakan, dan berpikir jernih tentang masalah di masyarakat kenyataannya bagaimana dengan segala aspek yang ada, menemukan solusi yang pas sekaligus efektif untuk dilakukan bersama masyarakat. Di KKN ini saya menyadari bahwa Indonesia itu Kaya banget!!! Sumber Daya Alamnya melimpah ruah! Tetapi kalau tidak bisa mengelola dan mengolahnya dengan baik ya percuma. Simak ceritanya di Story Of Sipetung




Saya menyadari bahwa saya seorang extrovert, suka jalan-jalan, melihat hal-hal baru, kehidupan baru, bekerjasama dengan orang baru dalam ranah yang saya suka (volunteerism). Awalnya saya merasa lelah banyak membantu teman, menjadi yes man, tetapi kemudian saya sadar bahwa dibalik niat yang tulus perlu tindakan yang optimal pula, saya sadar bahwa bukan tentang mereka yang saya bantu tetapi tentang diri saya sendiri bagaimana saya membangun diri untuk 'merealisasikan niat menjadi tindakan nyata'. Perlu belajar lagi membedakan antara antusiasme dengan niat beneran hehe. 

2 Januari 2017

Dea Dinda


Jadi barusan tadi sekitar jam 10 pagi, anak kecil dua keponakan dari Jakarta sudah balik lagi ke rumah mereka. Seminggu lebih satu hari mereka pulang kampung ke rumah Simbah Bantul (maksutnya dirumahku). Dalam rangka libur akhir tahun dan libur sekolah. Keponakanku yang 2 dari Jakarta ini namanya Dea dan Dinda. Dea kelas 4 SD, sering dipanggilnya Uni Dea, jadi Uni itu bahasa Padang artinya Mbak, kalau Dinda kelas 3 SD beda mereka 13 bulan (disebut-sebut terus sama si Dinda: 'iya tante kan aku sma Uni Dea bedanya 13 bulan') dipanggilnya Dinda. Di Jakarta Nanny mereka namanya Mbak Mar, yang pernah aku ceritain betapa masih semangatnya kerja sambil menempuh kuliah malam hari di sana itulooh. Dua anak kecil ini sekolahnya di tempat yang sama deket rumah mereka daerah Keramat Jati, nama SD nya SD Buah Hati. (Ini penting kenapa aku sebut! Nanti ada lanjutannya) 

Di Yogya seminggu emang ngapain aja? 
Maen, nonton maruko-chan big hero moana finding dory tottoro gabosen diulang-ulang, terus gangguin tante, rebutan remote tv sama mbah kokong, ngaji sama mbah uti, baca why, masak sosis bakar, dan masih banyak lagi. Tapi yang paling favorite cuma satu dan itu dilakuin hampir tiap malem selama di Bantul, bahkan kalau ga dilakuin sampe dihitung yaitu: Maen ke Alun-alun Bantul! Ya benar maen ke Alun-alun Bantul! Sampe tantenya aja bosen nganterinnya tiap malem minta ke Alun-alun Bantul :(

Emang di Alun-alun ada apasih?